Ringan

Ternyata sudah berhari-hari aku meninggalkan si kecil Guazuma kedinginan di luar situ. Tadi subuh sewaktu roko’an bareng teman-teman di teras, aku baru teringat padanya. Akhirnya kami berbagi minuman menjelang imsak, dari gelas aqua plastik yang sama.
dia tidak marah, kelihatannya, meski sebagian tubuhnya telah menguning dipapar matahari dan hujan yang tak tentu. ini salahku.
harusnya aku mendengar kata Danang yang menitipkannya padaku. “Kamu bisa menjaganya tidak?”
aku yakin iya, maka aku bilang iya. aku baru tahu mengapa dia disebut amanah. karena jika seandainya ringan maka dia bernama kapas atau helium.

Iklan
Explore posts in the same categories: Uncategorized

5 Komentar pada “Ringan”

  1. Pretty M Says:

    guazuma itu tumbuhan ya ? ๐Ÿ™‚

  2. ayoe Says:

    apa kareba daeng…hehehehe.. lama tak bersua ji.. =)

  3. nita Says:

    Cara nulis kamu bagus!
    Salut!!

  4. Dani 99 Says:

    Guazuma apaan sie kak Ochan??? Btw…sa suka baca tulisanta kak, gak berniat jadi penulis aja??? ๐Ÿ˜€

  5. chang'e Says:

    Mbak Ria benar.. ๐Ÿ™‚

    Bagus banget tulisan-tulisannya Pak Ochan..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: