Linda

Tiba-tiba pembicaraannya berubah menjadi kuliah sejarah. Dia tak lagi menjelaskan apa saja yang kami lewati di sisi kiri dan kanan.

“Saya tak mungkin bisa menceritakan sejarah Afrika Selatan tanpa menjadi rasis. Orang lain mungkin bisa, tapi saya tidak,” katanya.

Dan akhirnya dia memang banyak bercerita tentang negaranya. Betapa negaranya telah jauh berubah dibanding sebelum Mandela memimpin. Kami sedang dalam perjalanan dari Johannesburg ke Rustenburg, lintas propinsi. Kurang lebih 2,5 jam perjalanan darat.

Melewati Pretoria, saya minta izin mengajukan satu pertanyaan padanya. Pertanyaan yang mungkin bersifat pribadi tapi entah mengapa saya merasa harus menanyakan itu.

“Okelah, Sir. Mungkin saja negaramu telah jauh berubah saat ini, tapi kalo boleh saya tahu, seingat Anda, kapan Anda terakhir mendapat perlakuan rasis?” tanya saya pelan, khawatir menyinggung perasaannya.

Dia terdiam sebentar, seperti mengingat-ingat. “Yesterday!” katanya mantap, seolah menegaskan bahwa mereka memang tak akan pernah benar-benar terbebas dari diskriminasi, betapapun apartheid telah lama runtuh.

Namanya Linda, nama perempuan, tapi menurutnya begitulah seorang laki-laki perkasa seharusnya dinamai di sukunya. Dia mengaku berasal dari suku Zulu. Kakeknya yang memberi nama itu. Kulitnya legam. Saya harus menaikkan beberapa stop bukaan iris  di kamera saya supaya wajahnya bisa terlihat lebih jelas. Kamera ini juga rasis, setting auto-nya dibuat sesuai standar skin tone orang Jepang kayaknya!

Sampai di Rustenburg, kami berpisah. Saya turun, sedang Linda bersama busnya harus kembali lagi Johannesburg. Hampir magrib saat itu, dan entah kenapa tiba-tiba saya teringat pada Nabi Nuh.

[my african journey, last assignment in “Jelajah”, 9-17 November 2007]

Iklan
Explore posts in the same categories: Uncategorized

One Comment pada “Linda”

  1. Ria Says:

    Bang Ochan.. akhirnya saya bisa baca lagi tulisan2nya.. ^_^
    apa kabar bang? waaah…. jalan ke afrika ya… .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: