Tentang Kabut

Saya belum pernah merasakan kabut setebal ini, dan tak pula ingin membayangkan terjebak di dalamnya. Saya pikir kabut di Kintamani yang paling keren –karena ada lagunya, “Kabut di Kintamani”–, tapi ini ternyata lebih keren. Cemorosewu, jalur menanjak perbatasan Madiun-Solo. Salah satu titik awal pendakian menuju Gunung Lawu. Sebelah kiri jurang, sebelah kanan tebing. Beberapa kali kami berpapasan dengan iring-iringan kendaraan yang berjalan pelan, membentuk siluet yang, “seperti di film,” kata Bagus, kawan reporter saya.

Di sepanjang jalan, banyak kendaraan yang sudah berhenti menyalakan lampu sein, menyerah pada kabut dan tanjakan yang mematikan. Padahal malam masih terlalu muda. Azan magrib baru saja berkumandang.

Kami menemukan sebuah mesjid kecil yang lumayan terang cahayanya, kontras dengan jalanan yang gelap dan jarak pandang yang pendek. Di dalam lumayan ramai juga, ada serombongan anak muda shalat berjamaah yang kelihatannya sedang menjalani pelatihan. Beberapa dari mereka mengenakan kaos seragam yang ada tulisan PPA-nya.  Setahu saya itu singkatan dari Perhimpunan Pecinta Alam.

Malam ini, kami harus kembali lagi ke Solo, setelah berangkat dari sana sore tadi menuju Maospati, yang gak jelas masuk wilayah Madiun atau Magetan. Liputan baru bisa dikerjakan Senin pagi besok. Sabtu-Minggu tempat yang kami tuju itu libur.

Tapi kami sudah bertemu dengan Pak Suyono, yang sudah berjanji akan memfasilitasi kami. Mudah-mudahan semuanya seperti yang diharapkan. Saya ingin merasakan seperti apa kekuatan empat kali gravitasi itu.

Ya, semoga bisa, Nak. Sehingga kelak yang bisa kuceritakan kepadamu tidak hanya tentang kabut.

Iklan
Explore posts in the same categories: Uncategorized

2 Komentar pada “Tentang Kabut”

  1. Sendja Says:

    hai bang..it’s been a long time kita gak cerita2 ya =)

  2. stania Says:

    Negeri Kabut!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: