Ringan
Ternyata sudah berhari-hari aku meninggalkan si kecil Guazuma kedinginan di luar situ. Tadi subuh sewaktu roko’an bareng teman-teman di teras, aku baru teringat padanya. Akhirnya kami berbagi minuman menjelang imsak, dari gelas aqua plastik yang sama.
dia tidak marah, kelihatannya, meski sebagian tubuhnya telah menguning dipapar matahari dan hujan yang tak tentu. ini salahku.
harusnya aku mendengar kata Danang yang menitipkannya padaku. “Kamu bisa menjaganya tidak?”
aku yakin iya, maka aku bilang iya. aku baru tahu mengapa dia disebut amanah. karena jika seandainya ringan maka dia bernama kapas atau helium.
September 6, 2008 at 11:11 am
guazuma itu tumbuhan ya ?
September 6, 2008 at 12:41 pm
apa kareba daeng…hehehehe.. lama tak bersua ji.. =)
September 7, 2008 at 5:41 pm
Cara nulis kamu bagus!
Salut!!
Oktober 3, 2008 at 4:51 pm
Guazuma apaan sie kak Ochan??? Btw…sa suka baca tulisanta kak, gak berniat jadi penulis aja???
Februari 20, 2009 at 11:49 pm
Mbak Ria benar..
Bagus banget tulisan-tulisannya Pak Ochan..