Dalam mata yang diserang kantuk, saya melihat dia di dalam mobil sedan merah. Seorang laki-laki turun lebih dulu, membuka bagasi dan mengeluarkan kursi roda yang masih terlipat. Setelah itu dia menyusul turun, berpindah dari jok depan mobil ke kursi roda.
Laki-laki itu, mungkin suaminya atau pacarnya atau kakaknya, mendorongnya kemudian. Dia menguap kecilĀ menandakan tidurnya belum [...]
Archive for September, 2008
Cacat
September 8, 2008Ringan
September 4, 2008Ternyata sudah berhari-hari aku meninggalkan si kecil Guazuma kedinginan di luar situ. Tadi subuh sewaktu roko’an bareng teman-teman di teras, aku baru teringat padanya. Akhirnya kami berbagi minuman menjelang imsak, dari gelas aqua plastik yang sama.
dia tidak marah, kelihatannya, meski sebagian tubuhnya telah menguning dipapar matahari dan hujan yang tak tentu. ini salahku.
harusnya aku [...]