Tugas

Kira-kira seminggu yang lalu, saya ikut melerai (hampir) perkelahian antara kawan saya Teddy dan Y, sebut saja begitu, seorang ajudan informal Wapres JK. Saya pakai inisial Y karena dalam pertemuan di ruangan bekas Mas Iwan itu, telah diperoleh kesepakatan untuk tidak melanjutkan masalah ini. Masalah dianggap selesai di ruangan itu.

Tapi tidak bagi Teddy, dan Y juga. Keluar ruangan, Y masih menyumpah-nyumpah, merasa dipermalukan karena harus datang minta maaf. Dia memang bersalah, setidaknya begitu menurut surat pernyataan permohonan maaf yang dia tandatangani sendiri. Teddy pun demikian, dia menganggap Y masih berhutang 1 pukulan, seperti yang dia terima di lokasi liputan, ketika Y melayangkan tinjunya dan mengenai wajah Teddy.

Teddy merasa melaksanakan tugas jurnalistik, sedang Y merasa melaksanakan tugas keprotokoleran pengamanan Wapres. Dan saya melaksanakan tugas melaporkan di blog ini. Hehehehe…

Explore posts in the same categories: Uncategorized

One Comment on “Tugas”

  1. ranec Says:

    ehm…..
    nyebarin di blog yach….
    wuah… bahaya neh ma kmu
    he…he…

    met kenal juga yach


Comment: