Waktunya untuk berhenti. Hanya satu yang kuyakini sekarang. Five months enough for pain.
Scar. Bismillah. Amin. Doakan saya.
Archive for Mei, 2007
Enuff Z’nuff
Mei 30, 2007the cameraworks
Mei 19, 2007High angle. Menunggu adzan azar di teras belakang ditemani segelas kopi, sambil menonton orang yang datang dan pergi di parkiran bawah. Hari libur yang tetap ramai. Ada persiapan panggung untuk besok. Panggung kebangkitan. Mungkin mereka pikir keterpurukan negara ini bisa bangkit dengan selagu dua lagu.
Eye level. Di kejauhan, mobil-mobil tampak bergerak pelan, terseok-seok mendaki fly over Pancoran. [...]
Tenang
Mei 18, 2007Duduklah yang tenang, Nak. Dan biarkan doa ibumu bekerja….
Tentang Kabut
Mei 6, 2007Saya belum pernah merasakan kabut setebal ini, dan tak pula ingin membayangkan terjebak di dalamnya. Saya pikir kabut di Kintamani yang paling keren –karena ada lagunya, “Kabut di Kintamani”–, tapi ini ternyata lebih keren. Cemorosewu, jalur menanjak perbatasan Madiun-Solo. Salah satu titik awal pendakian menuju Gunung Lawu. Sebelah kiri jurang, sebelah kanan tebing. Beberapa kali [...]